• We are available for your help 24/7
  • Email: info@isindexing.com, submission@isindexing.com


BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Journal Papers (14) Details Call for Paper Manuscript submission Publication Ethics Contact Authors' Guide Line
1 WORKSHOP TRADING SAHAM ONLINE DALAM MEMBERIKAN PEMAHAMAN KEPADA MASYARAKAT PONOROGO UNTUK BERINVESTASI DI BURSA EFEK INDONESIA     , Riawan, Ranti Kurniasih, Dwi Warni Wahyuningsih 
Investasi didefinisikan sebagai proses penanaman modal yang dilakukan oleh seorang investor baik investor asing maupun domestik dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan. Investasi merupakan istilah yang tidak asing lagi bagi masyarakat, baik masyarakat kalangan atas, sedang maupun kalangan bawah. Akan tetapi, kebanyakan masyarakat memiliki persepsi bahwa menjadi seorang investor haruslah orang-orang yang memiliki banyak uang khususnya untuk investasi pada perusahaan-perusahaan besar yang sudah terkenal. Sebenanrnya, persepsi tersebut dapat diminimalkan dengan mengajak masyarakat untuk melakukan pelatihan trading online dan memberikan pemahaman kepada mereka bahwa menjadi investor bukan hanya kalangan masyarakat yang memiliki banyak uang. Saat ini Bursa Efek Indonesia telah memberikan kemudahan kepada investor dari kalangan menengah ke bawah untuk dapat berperan sebagai investor. Solusi yang diberikan oleh Bursa Efek Indonesia diantaranya adalah menurunkan jumlah lembaran saham dalam 1 lot yaitu 100 lembar. Akhirnya, diharapkan dengan adanya kegiatan pelatihan trading online ini, dapat menarik minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal.
2 PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN :  “ STRATEGI  PENINGKATAN PENJUALAN MELALUI PACKAGING PRODUK YANG MENARIK” PADA UMKM DESA GUMUKREJO TERAS BOYOLALI , Yuli Chomsatu, Bambang Mursito, Indra Maulana  
Banyaknya produk UMKM yang masih susah untuk bersaing dikarenakan banyaknya kendala yang dihadapi oleh UKM. Salah satunya adalah minimnya informasi mengenai pentingnya kemasan terhadap pemasaran produk. Mindset para  pelaku UMKM di Desa Gumukrejo Teras Boyolali sebagian besar masih  belum menganggap bahwa  kemasan atas produk yang dihasilkan penting untuk meningkatkan penjualan. Merubah mindset mengenai pentingnya Packaging yang menarik sangat diperlukan untuk para pelaku UMKM di Desa Gumukrejo saat ini. Sehingga hasil dari pelatihan ini diharapkan mampu merubah Mindset bagi para pelaku UMKM untuk dapat melakuan packaging yang menarik atas produk yang mereka hasilkan  menaikkan omset penjualan.  
3 INOVASI KERUPUK TEPUNG AMPAS TAHU GUNA PENINGKATAN PENDAPATAN IBU-IBU PURWOGONDO, KARTASURA   , Desy Nur Pratiwi, Yuwita Ariessa Pravasanti  
Tujuan dan target yang ingin dicapai dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ibu-ibu PKK Purwogondo agar dapat menghasilkan produk limbah ampas tahu yang bermanfaat menjadi pangan yang bermutu sehingga akan memperoleh nilai ekonomis dari limbah ampas tahu tersebut. Untuk mencapai tujuan dan target program PKM ini, maka mitra akan diberi pelatihan dan pendampingan selama kegitan berlangsung. Pelatihan yang diberikan kepada mitra adalah dengan pelatihan pembuatan kerupuk ampas tahu. Kerupuk tepung ampas tahu dipilih dikarenakan pembuatan yang cukup mudah dan mempunyai nilai jual. Selain dapat menggerakkan roda perekonomian dan menciptakan lapangan kerja, tetapi masyarakat juga akan mendapatkan lingkungan sehat, aman, dan nyaman.  
4 PENGEMBANGAN KEMANDIRIAN DAN POTENSI DAERAH MELALUI PELATIHAN AKUNTANSI DAN WIRAUSAHA DI DESA KANUNG KECAMATAN SAWAHAN KABUPATEN MADIUN   , Titin Eka Ardiana, Wahna Widhianingrum, La Ode Sugianto
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali kemampuan dan keterampilan bagi  warga pelaku usaha maupun kelompok usaha di Desa Kanung Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun agar dapat mengelola usaha/ bisnisnya dan menggunakan akuntansi dengan mudah dalam kegiatan bisnisnya sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga. Tujuan pelatihan ini khususnya adalah (1) Peserta mampu berwirausaha dan mengelola usahanya, (2) Peserta mampu menyusun laporan keuangan dan mengelola keuangan usahanya dan (3) Peserta mampu memasarkan produk dan atau jasa hasil usahanya. Pelatihan bagi wirausaha terhadap penerima pinjaman PK2 atau penerima bantuan Program Jalin Matra di Desa Kanung yaitu agar dapat menyalurkan bantuan dana pinjaman tersebut untuk kegiatan usaha dan mensejahterakan perekonomian masyarakat desa. Pelaksanaan Pelatihan Akuntansi khususnya bagi anggota BUMDesa Desa Kanung dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi. Adapun sistematika pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah sebagai berikut (1) Metode Ceramah: Peserta diberikan motivasi agar memiliki kemauan untuk menggunakan akuntansi dalam kegiatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), (2) Metode Tutorial: Peserta pelatihan diberikan materi akuntansi mulai dari pencatatan sampai dengan menyusun laporan keuangan, dan (3) Metode Diskusi: Peserta pelatihan diberikan kesempatan untuk mendiskusikan permasalahan yang berkaitan dengan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa)  yang selama ini dihadapi. Sedangkan pelatihan wirausaha bagi penerima pinjaman PK2 dilakukan dengan menggunakan metode ceramah dan diskusi tentang teknik dan strategi pemasaran yang matang. Perhatian seorang wirausahawan di dalam pemasaran haruslah diawali dengan riset pemasaran yaitu untuk meneliti kebutuhan dan keinginan konsumen. Prinsip dasar pemasaran adalah menciptakan nilai bagi langganan (customer value), keunggulan bersaing (competitive advantages), dan fokus pemasaran. Pemahaman terhadap akuntansi, wirausaha dan pemasaran diharapkan akan membantu pengelola bantuan dan penerima bantuan Program Jalin Matra untuk mengelola sumber dana dan penggunaan secara cermat dan efisien sehingga pengelola bantuan dan penerima bantuan Program Jalin Matra dapat berkembang lebih baik dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat desa khususnya di Desa Kanung, Kabupaten Madiun.  
5 PELATIHAN PEMASARAN ELEKTRONIK BAGI USAHA KECIL DIFABEL (E-MARKETING TRAINNING FOR DIFFABLE SMALL BUSINESS) , Djoko Santoso, Indarto Indarto, Aprih Santoso
The business problem experienced by disabled partners Ida Modiste is not knowing how to market services electronic. Starting from this problem and the results of the survey, the partners agreed to market their services electric. The purpose of tranning electronic marketing assistance is a form of PKM activities and partnering with Ida Modiste (disabled). Through partners namely Ida Modiste (disabled) is so that the income of partners increases through marketing services from manual marketing to electronic marketing. The PKM method includes: (1) providing electronic marketing of tranning, (2) electronic marketing assistance. The results of PKM activities are increased understanding and skills of partners in terms of marketing services online, and the publication of mass media, as well as the existence of scientific articles published in PKM journals.
6 PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN KELAYAKAN PENDIRIAN USAHA BUMDES DI DESA REJOSARI, KECAMATAN JATISRONO, WONOGIRI , Endang Masitoh Wahyuningsih, Rochmi Widayanti, Sari Kurniati
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi aparat desa dan masyarakat desa Rejosari, Kecamatan Jatisrono Kab. Wonogiri dalam membuat program perekonomian desa (ekonomi mikro) dalam pendayagunaan potensi desa melalui BUMDes. Juga bertjuan untuk mendampingi dan membantu memahami Kajian Kelayakan/Rencana pendirian usaha di BUMDes desa Rejosari. Pelaksanaan penyuluhan dan pendampingan khususnya bagi anggota BUMDesa Desa Rejosari, Kecamatan Jatisrono, Wonogiri dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tutorial, dan diskusi. Adapun sistematika pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah sebagai berikut (1) Metode Ceramah: Peserta diberikan motivasi agar memiliki kemauan untuk pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), (2) Metode Tutorial: Peserta pelatihan diberikan materi proses pendirian beserta contohnya, dan (3) Metode Diskusi: Peserta pelatihan diberikan kesempatan untuk mendiskusikan permasalahan yang berkaitan dengan pendirian Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) yang selama ini dihadapi. Hasil dari pelaksanaan pengabdian adalah teraktualisasikannya ilmu dan pengetahuan secara akademisi kepada masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan yang membutuhkan pendampingan. Bersama-sama aparat desa dan masyarakat desa dalam menggali potensi desa untuk dijadikan usaha-usaha secara ekonomis untuk kesejahteraan sehingga terwujudnya program kerja BUMDes Desa Rejosari.
7 EDUKASI INVESTASI REKSADANA PADA SISWA ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) SMA NEGERI 1 LASEM , Rosa Nikmatul Fajri, Sri Hartono, Siti Maryam  
Pelaksana melaksanakan program binaan pada SMA Negeri 1 Lasem karena memang budaya siswa SMA Negeri 1 Lasem haruslah dirubah yang tadinya menggunakan uang saku dari orangtuanya untuk minum kopi di warung kopi usai sekolah atau sekedar kongkow-kongkow yang tidak mengahasilkan. Budaya ini harus segera diberantas karena hal ini cukup merugikan diri mereka sendiri, khususnya bagi siswa yang mempunyai impian besar untuk memenuhi segala kebutuhannya akan tetapi pada kenyataannya tidak memiliki kehidupan ekonomi yang berkecukupan. agar tercapai maksud dan tujuannya maka pelaksana menggunakan metode ceramah (penyampaian materi), sesi tanya jawab, diskusi dan pengarahan investasi yang aman. Kesimpulan yang dapat ditarik bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang bertema “Edukasi Investasi Reksadana pada Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMA Negeri 1 Lasem” adalah perbaikan tata nilai masyarakat pada bidang seni budaya, sosial, politik, keamanan, ketentraman, pendidikan, kesehatan berwujud dalam a) paham akan perencanaan keuangan yang matang; b) mampu memprioritaskan kebutuhan sekunder dan primer; c) sadar atau “melek” investasi khususnya reksadana pendapatan tetap; dan d) mengetahui cara melibatgandakan uang tanpa harus berhutang, kemudian ketua pengabdian berusaha menjembatani untuk mewuhudkannya dengan memberikan uang atau dana atau modal kepada Siswa sebesar Rp 100.000 untuk 2 (dua) orang yang berhasil menjawab pertanyaan yang bertujuan untuk memberikan modal atau dana awal pembukaan rekening reksadana saham.
8 OPTIMALISASI POTENSI PEREKONOMIAN HASIL PERTANIAN MELALUI STRATEGI PENGEMBANGAN TENAGA KERJA DESA BANJARSARI GRESIK , I Made Bagus Dwiarta, Crhistina Menuk Sri Handajani, Taudlikhul Afkar, Djoko Adi Walujo, Nashrudin Latif
Potensi Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik dilihat dari segi ekonomi lebih cenderung pada faktor pertanian, meskipun juga terdapat tambak, kolam budidaya, serta kebuh buah-buahan. Namun masyarakat Desa banjarsari dalam perputaran perekonomiannya lebih banyak pada pertanian. Permasalahan yang ada seperti kurangnya pendidikan serta kebutuhan keluarga karena menggantungkan hidupnya dari pertanian. Maka dalam pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan pengetahuan melalui penyuluhan mengenai strategi pengembangan tenaga kerja untuk meningkatkan perekonomian dari hasil pertanian.
9 Strategi Penguatan Perekonomian Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Tepung Ganyong Merah (TEGAME) berbasis Kearifan Lokal , Bima Cinintya Pratama, Fatmah Bagis, Hardiyanto Wibowo, Maulida Nurul Innayah, Akhmad Darmawan
Ganyong (Canna Edulis) merupakan sumber pangan potensial yang memiliki kandungan karbohidrat dan gizi yang tinggi. Namun, pada umumnya pemanfaatan umbi ganyong hanya sebatas direbus untuk dijadikan camilan, selain itu budidaya ganyong oleh petani masih sangat terbatas. Nilai lebih umbi ganyong, terutama umbi ganyong merah adalah dapat dibuat tepung dalam berbagai bentuk produk patiseri. Tepung ganyong merah atau TEGAME berpotensi menjadi substitusi dari tepung terigu. Luaran yang diharapkan dari program ini yaitu dapat meningkatakan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat di desa Windujaya, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas dalam mengolah dan memanfaatkan umbi ganyong merah serta dapat menciptakan produk baru berbahan dasar tepung ganyong merah menjadi makanan yang dapat dijual maupun dikonsumsi warga setempat.
10 bM Strategi Peningkatan Pendapatan Masyarakat Melalui Program Diversifikasi Produk dan Digital Marketing pada Anggota Aisyiyah Ranting Bojanegara Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara , Fatmah Bagis, Bima Cinintya Pratama, Mastur Mujib Ikhsani, Akhmad Darmawan
Changes in consumer tastes of food products, tend to take place quickly. Products that are currently excellent can be one or two months down. Various types of products are increasingly varied, one after another. No matter how bestselling a compilation product will meet the saturation point. Thorny palm fruit is widely produced in the village of Bojanegara, Sigaluh District, Banjarnegara Regency. So far, thorny palm farmers sell their crops directly to the market. Although there are one or two farmers who process thorny palm into thorny palm crackers. Previously, there were many preparations and other creations that could be produced from the thorny palm fruit. The purpose of this activity was to increase the income of the community members of Aisyiyah Branch Bojanegara, Sigaluh Subdistrict, Banjarnegara District, by diversifying products from thorny palm fruit and using digital marketing as marketing media. This activity was carried out for 1 day with a total of 38 participants. The method used in this activity is the lecture, question and answer, and discussion methods. The results of this activity add to the knowledge participants with their activeness and demand to be able to increase revenue through product diversification and the application of digital marketing as a media product promotion. Participants immediately practiced various kinds of preparations that could be produced from thorny palm fruit and applied social media as a means of promotion.
11 BANK SAMPAH UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN IBU RUMAH TANGGA , Yuwita Ariessa Pravasanti, Suhesti Ningsih
Sampah merupakan permasalahan lingkungan dan masyarakat perkotaan yang hingga kini belum ada solusinya. Terbatasnya Tempat Pembuangan Sampah (TPA) di Kabupaten Sukoharjo, memberikan permasalahan sampah ini semakin kompleks. Bank sampah menjadi salah satu alternatif dalam strategi pengelolaan sampah. Bank sampah merupakan salah satu program yang dapat mengubah pola pandangan masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bermitra dengan PKK RT 04 RW 03 Wirogunan, Kartasura , dimana terdapat sekitar 60 Ibu rumah tangga dibawah PKK tersebut. Beberapa permasalahan yang ada pada mitra antara lain: Mitra memiliki permasalahan pokok seperti kurang pengetahuan tentang bahayanya sampah & pengelolaan/ pemilahan sampah dan tidak adanya pengetahuan tentang bank sampah, cara kerja, serta menghasilkan pendapatan hanya dengan memilah dan menyetor kepada bank sampah. Metode pendekatan yang akan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan mitra adalah dengan sosialisasi tentang sampah dan pengelolaannya, serta bagaimana ibu rumah tangga dapat memperoleh penghasilan dari pengelolaan sampah yang ada. Target luaran yang diharapkan adalah masyarakat teredukasi untuk melakukan pemilahan sampah dan menyetor sampah ke Bank Sampah, sehingga tercipta lingkungan yang bersih dan sehat. Diharapkan peran Pemerintah Desa dalam pembentukan bank sampah ini.
12 PENINGKATAN PEMASARAN PRODUK BERAS ORGANIK OKU TIMUR DI DESA KARANG SARI KECAMATAN BELITANG III KABUPATEN OKU TIMUR , Helisia Margahana
Pemasaran dalam sistem Agribisnis memegang peranan yang penting, karena pemasaran secara keseluruhan mengandung pengertian menyampaikan suatu produk dari penjual hingga ketangan pembeli. Di Kecamatan Belitang III Kabupaten OKU Timur terdapat sebuah desa yang bernama Karang Sari sebagai penghasil beras Organik OKU Timur. Beras Organik ini berasal dari jenis padi lokal tanpa rekayasa genetika, manfaatnya sangat baik bagi kesehatan manusia, oleh sebab itulah maka beras organik sangat digemari oleh masyarakat banyak. Selama ini pemasaran beras organik di Desa Karang Sari dilakukan oleh konsumen yang langsung datang ke Gapoktan, baik secara perorangan maupun agen-agen. Untuk itulah maka pemasaran beras organik harus ditingkatkan lagi misalnya melalui media sosial atau pemasaran lewat online dan cara-cara lain, sehingga peningkatan penjualan akan dirasakan oleh para petani di desa Karang Sari.
13 PENERAPAN STRATEGI BAURAN PEMASARAN TERHADAP PRODUK KERIPIK SINGKONG PEDAS DESA KELI REJO OKU TIMUR , Garaika Garaika, Yansahrita Yansahrita
Kegiatan dalam mengelola keuangan keluarga harus dilakukan sebaik mungkin untuk dalam penyelerasan keuangan keluarga, mulai dari mengelola bagaimana caranya menambah penghasilan keluarga. Salah satu caranya adalah meningkatkan kemampuan ibu rumaha tangga agar dapat menggali keahlian dan kemampuan dalam berkreasi dengan menggunakan bahan baku yang ada dan mudah didapatkan. Usaha Peningkatan pendapatan keluarga dalam keluarga adalah permulaan dalam upaya meningkatkan perekonomian keluarga. Produk unggulan dari Desa Kelirejo adalah keripik singkong pedas, berupa olahan dengan bahan baku singkong, yang memang tersedia dan mudah didapatkan di desa tersebut. Keripik singkong pedas merupakan produk baru, sehingga harus ada upaya promosi dan pemasaran yang baik sehingga keripik singkong bisa dikenal dan dinikmati konsumen. Bauran pemasaran diterapkan didalam pemasaran keripik singkong dengan tujuan tentunya meningkatkan penjualan dan kepuasan konsumen bisa tercapai.
14 PELATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP) PADA ANGGOTA OSIS SMK PGRI TUREN KABUPATEN MALANG , Arien Anjar Puspitosari Suharso, Alfinur Alfinur
Pada saat dewasa ini kepemimpinan sebuah organisasi merupakan tolak ukur keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya yang telah ditetapkan, baik itu tujuan jangka pendek maupun panjang. Untuk menjawab berbagai persoalan yang terjadi dalam kepemimpinan organisasi di SMK PGRI Turen Kabupaten Malang dibutuhkan secara spesifik suatu program pelatihan. Pelatihan ini adalah memberikan pemahaman yang komprehensif tentang dasar-dasar kepemimpinan. Para anggota OSIS dituntut untuk memahami dasar-dasar kepemimpinan sehingga nantinya pada saat memimpin anggotanya dapat berjalan dengan disiplin dan mempunyai rasa tanggung jawab terhadap jalannya organisasi dalam melaksanakan tugas-tugasnya untuk mencapai tujuannya dan disamping itu untuk mempersiapkan mereka setelah lulus sekolah dan bekerja mempunyai dasar-dasar jiwa dan karakter sebagai pemimpin yang baik. Dalam kegiatan ini dijelaskan mengenai pentingnya pemahaman dasar dari kepemimpinan. Oleh karena alasan tersebut kami sebagai pengabdi berharap pengetahuan dasar ini dapatlah menambah skill di bidang kepemimpinan. Hasil kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang menyeluruh tentang dasar-dasar kepemimpinan. Disamping itu dengan adanya pelatihan kepemimpinan ini diharapkan mampu mendasari para siswa anggota OSIS tentang pemahaman pengetahuan kepemimpinan, menumbuhkan jiwa kepemimpinan sehingga bisa mengatur diri dan lingkungan.